Powered By Blogger

Jumat, 05 Agustus 2011

Cara Mengetahui Si Dia Serius atau Sekadar Iseng


Lelaki memang makhluk ajaib. Tidak ada satu pun perbuatan atau sikap mereka yang tak membuat kamu sebagai perempuan mampu menebak ke mana arahnya. Hari ini dia berlaku sangat manis pada kamu, tapi lain hari, dia bisa bersikap cuek. Enggak heran kalau kamu yang berstatus sebagai kekasihnya, seringkali bertanya-tanya dia berniat serius atau hanya sekadar iseng menjalin hubungan dengan kamu. Ini dia bukti keseriusannya.

1. Mengenalkan kamu pada Orangtua
Bagi sebagian besar pria, membawa seorang perempuan ke rumah dan memperkenalkannya pada anggota keluarga, tidak mudah. Kalau ia hanya menganggap hubungan yang dijalani tidak berprospek, ia tak akan membawa kamu ke rumahnya. Karena akan sulit baginya untuk meninggalkan kamu jika keluarganya terlanjur mengenal dan menyukai kamu. Beruntunglah bila kamu sudah sampai ke rumahnya. Memamerkan kamu kepada keluarganya menjadi kebanggaan tersendiri untuknya.

2. Dilibatkan pada Acara Keluarga
kamu telah dianggap menjadi bagian dari keluarganya. Dia tak pernah absen mengundang kamu pada acara-acara keluarga, seperti ulangtahun perkawinan orangtua, pernikahan kakaknya, dan seterusnya. Bahkan kamu diikutsertakan pada acara-acara yang melibatkan keluarga besar, seperti arisan. Tak hanya itu, di pihak kamu pun, keterlibatannya sudah cukup jauh. Meski dengan muka yang terkadang rada ditekuk, tapi ia mau menemani kamu di acara keluarga.

3. Sering Meminta Bantuan
Dia sudah tak sungkan lagi minta bantuan pada kamu. Selama ini ia terbiasa melakukan semuanya sendiri, dari membayar tagihan, membeli kebutuhan bulanan, sampai mencari hadiah untuk temannya. Tapi kali ini, dia sering meminta bantuan kamu, entah memilihkan hadiah, menemaninya ke acara-acara penting, bahkan "menitipkan" ibunya ketika dia ke luar kota.

4. Rajin Menawarkan Bantuan
Tanpa perlu diminta, ketika melihat kamu kesusahan, dia dengan sigapnya menawarkan bantuan pada kamu dan keluarga. Kata yang sering terlontar dari mulutnya, “Apa lagi yang bisa saya lakukan untuk membantu?” Sebagai lelaki yang bertanggung jawab terhadap kamu, dia tidak akan tega membiarkan kamu pusing sendiri dengan masalah kamu. Malah dia kerap mengorbankan kepentingan dan waktunya hanya untuk kamu.

5. Membuka Isi Hati
Bagi lelaki, membicarakan perasaannya pada orang lain adalah sesuatu yang sangat sulit dilakukan. Keputusan untuk berbagi cerita dengan kamu menjadi persoalan besar untunya. Keterbukaan di sini tidak sebatas dia bercerita tentang pekerjaan dan hobinya, tapi lebih dalam lagi. Misal, dia mengungkapkan apa yang dia rasakan terhadap ibunya, ayahnya, dan persoalan penting lain dalam hidupnya. Dia bahkan bisa bercerita tentang rahasia hidupnya yang mungkin tak semua temannya tahu.

6. Ada kamu di Masa Depannya
Belakangan dia sering berbicara tentang rencana-rencana hidupnya di masa depan. Dan di setiap rencananya, ia tak pernah melupakan kamu. Misal, ketika memutuskan membeli rumah, ia memikirkan kebutuhan kamu yang menginginkan rumah dengan halaman luas. Atau, sesekali ada celetukan dia yang mengindikasikan niat untuk membawa kamu pada rencana besarnya.

7. Status Pacar, Sikap Suami
Dalam soal keuangan, ia bertindak layaknya kepala keluarga. Dia menerapkan manajemen keuangan terbuka pada kamu. Meski tidak secara detail, dia memberitahu kamu berapa jumlah gaji dan tagihan kartu kreditnya. Malah, ada beberapa lelaki yang memercayai pasangannya untuk mengatur keuangannya layaknya suami-istri.

8. Ajakan Investasi Bersama
Karena rencana masa depannya bersama kamu, dia beberapa kali menawari kamu untuk melakukan investasi bersama, seperti membeli tanah, rumah, usaha, bahkan tabungan. kamu mungkin menganggap hal itu sebagai sesuatu yang riskan. kamu tahu apa yang ada di benaknya ketika ia menawarkan itu? Dia ingin selalu terikat dengan kamu. Dan hal-hal yang penuh risiko seperti ini, tentunya tidak sembarangan ia lakukan pada perempuan lain.

9. Bertandang Tanpa Undangan
Sebelumnya kamu mungkin tak berani bertandang ke rumahnya tanpa undangan atau ajakan darinya. Tapi sekarang, kamu bebas ke rumahnya tiap saat meski saat itu dia tidak ada di rumah. Biar bagaimanapun rumah adalah “ruang pribadinya”, jadi ketika dia membebaskan kamu untuk datang dan pergi, itu menandakan dia telah menganggap kamu sebagai calon penghuni rumahnya. Kedekatan kamu dengan keluarganya jadi faktor penting dia berniat melanjutkan hubungan lebih serius atau tidak.

10. Berada di Belakang kamu
Ketika kamu tidak dapat bertahan, dia selalu berada di belakang kamu untuk mendukung kamu. Tentu kamu masih ingat, siapa yang pertama kali kamu hubungi ketika kamu berhasil mendapatkan klien? Atau siapa yang rela menjemput kamu pagi buta di airport ketika kamu pulang dari luar negeri? Ia memang tidak membawa seikat mawar dan langsung memeluk kamu. Tapi ia langsung membawakan koper dan menanyakan mengapa kamu terlihat lebih kurus.

11. Kurang Hangat Tapi Andal
Ia sudah jarang mengucap I Love You. Bahkan, kerap lupa hari ulangtahun kamu. Anehnya, makin hari ia makin sering telat janji, tak romantis dan membuat kesal. Kebersamaan kamu berdua sudah jadi rutinitas. Tapi, hebatnya dia bisa jadi orang yang diandalkan dan bertanggung jawab pada kamu. Kalau sudah mengalami fase ini, jangan menganggap hubungan kamu bermasalah. Justru sebaliknya, itu mengindikasikan hubungan kamu sudah naik ke level berikutnya. Ia tak lagi menganggap kamu sebagai orang luar. Jadi tidak perlu lagi ada yang ditutup atau bersikap jaim.

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar